Perayaan Paskah di Masa Pandemi

Paskah adalah hari peringatan kematian Yesus Kristus sang Juru Selamat. Yesus yang telah lahir menyelamatkan dunia ini, juga harus merelakan hidup-Nya agar manusia terselamatkan dari dosa besar. Perayaan Paskah merupakan salah satu momen pengingat untuk meneladani Yesus dalam berkata dan berbuat. Makna Paskah memang begitu indah dimana kita lebih bersyukur atas semua hal yang sudah diberikan dalam kehidupan. Perayaan Paskah yang dilaksanakan tahun ini sedikit berbeda, meskipun dimasa pandemi Covid-19 namun itu sama sekali tidak mengurangi maknanya.

Perayaan Paskah di SD Strada Slamet Riyadi 1 diawali dengan ibadat secara virtual yang diikuti oleh siswa siswi kelas I-VI, bapak/ibu guru serta karyawan. Ibadat Paskah dilaksanakan hari Jumat, 9 April 2021 yang dipimpin oleh Ibu Demetria Susilaningsih. Tujuan kita merayakan Paskah adalah kita diajak untuk lebih dekat dengan Tuhan Yesus, mengetahui Tuhan Yesus rela mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia, dan mengetahui bahwa Tuhan Yesus selalu hadir untuk kita. Tema besar dari gereja Katolik adalah “Semakin Mengasihi Semakin Terlibat Semakin Menjadi Berkat”. Sedangkan tema dari SD Strada Slamet Riyadi yaitu “Berpaling Kepada Sang Hidup” dari injil Yohanes 20:14-16.

 

Perayaan Paskah identik dengan membuat telur Paskah. Sehingga bapak/ibu guru mengajak siswa siswi SD Strada Slamet Riyadi 1 untuk membuat telur Paskah di rumah masing-masing. Walapun dilakukan di rumah, tidak mengurangi semangat siswa siswi dalam membuat telur Paskah. Tujuan dari kegiatan ini membuat anak-anak belajar kreatif dalam menghias telur Paskah.

 

Berita Paskah mengingatkan kita kembali akan Kristus yang hadir dalam berita kebangkitan Kristus yang mengalahkan kematian. Sebagai siswa siswi SD Strada Slamet Riyadi 1, kita bisa berpaling kepada sang hidup dengan tetap semangat dalam belajar. Dalam belajar, berdoa, mengurangi tindakan ataupun ucapan yang menghalangi kita mengenali suara kristus yang sedang menyapa kita, dan saling mengingatkan untuk berpihak kepada kehidupan dengan terus memegang komitmen menjaga kehidupan melalui kepatuhan menjaga protokol kesehatan dalam tatanan baru.

Sebarkan artikel ini